Kamis, 13 Januari 2011

“KEMANA CINTA MONYETKU”

                                               
            DI Sebuah Sekolah Dasar Bunga Mekar terdapat seorang siswa yang cerdas dalam bidang pelajaran matematika dan olahraga khususnya sepak bola. Namaya sangat terkenal di sekolah tersebut. Dia sering disapa dengan sebutan “Nikolas saputra” namun terkadang pula di panggil dengan nama yang cukup singkat sebut saja “Nikolas”.
            Banyak prestasi-prestasi dan piala-piala yang dia sumbangkan kepada sekolahnya itu. Bahkan, dia sempat ikut olimpiade tingkat internasional bidang matematika sekalipun hanya sampai menjadi juara ke 2 saja, hal itu tidak mengurangi  rasa kebanggaan guru-gurunya kepada Nikolas. <div class="fullpost">
 Kini Nikolas sudah masuk kelas 6 SD.
            Suatu hari, saat Nikolas sedang latihan sepak bola bersama teman-temannya yang lain tidak sengaja dia menendang bola cukup keras namun kurang terarah, akhirnya bola yang Nikolas tendang tadi mengenai seorang gadis manis yang merupakan seorang siswi pindahan yang baru masuk dan sedang mengurusi surat perindahannya bersama ayah dan ibunya.
            Kejadian inilah merupakan sebuah awal Nikolas mengenal seorang gadis yang nanti akan menjadi cinta monyetnya.
            Di lapangan sepak bola ada Nikolas dan teman-temannya yang sedang asyik bermain sepak bola.............
“ Nikolas, ini bolanya..........” tendaaaaaaaaaaaang “ ujar yudi
“tentuuuu,,,,,,,, akan aku tendang,, lihaaat ini.......” ujar Nikolas dengan semangatnya....
“waduuuuuh, tendanganmu memang keras,,,,,, tapi kurang terarah...bro”
                        Syuuuuuuuzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz duuuuukzzzzzkkkkkkkkk
“adwuuuuuuuuh,,,,,,,,,,,” suara seorang gadis
“Sepertinya bolamu mengenai seseorang”
“mungkin”,,,,,,,, “coba aku lihat dulu” sambil berlari...........
“Huuuuuuuh,,,,,,,huuuuuuuh,,,,,,,,huuuuuuuh,,,,,,” tangisan seorang gadis......
“Melinda nggak apa-apa? Kepalanya sakit yuaaa?” Ujar ibunya yang sedang mencoba untuk menenangkannya.
“maaf, bola saya mengenai kepala anak ibu..... saya tidak sengaja..... mohon maafkan kesalahan saya, kalau memang perlu saya bersedia untuk di hukum...” Nikolas menunjukan sikap pertanggung jawabannya, dan siap dihukum atas kesalahannya,,,
“nggak apa-apa kok,,,, mungkin  Melinda hanya merasa kaget, makanya dia menangis,,,,, tampak nya kamu ade kecil yang bertanggung jawab....”
            Akhirnya Nikolas mencoba mendekati gadis yang sedang menangis itu dan mencoba untuk sedikit meredakan tangisannya....itu
“gadis manieeeees,,,,,,berhenti dooooonk nangisnya, nantinya cantiknya hilang looooh.......”
            Akhirnya tangisan gadis itu berhenti, dan langsung melihat ke arah Nikolas
“lain kali, kalau mau main bola jangan sembarangan donk, akhirnya kena muka aku kan,,,,”
“Maaaaf,,,,, saya tidak sengaja, lain kali saya tidak sembarangan lagi kok”
“Yaudah ade kecil, kami pulang dulu.....” ujar ibu gadis itu
“semoga kamu bisa jadi sahabat yang baik buat anak ibu yuah” “Nama kamu siapa?”
“nama saya Nikolas buuuuu..........”
“Baiklah Nikolas ibu pamit pulang dulu, maafkan sifat anak ibu yuah”
“nggak apa-apa kok buuu,,,,, lagi pula saya yang salah..”
“iyaa,,,,”
            Keluarga Melinda akhirnya pulang dan Nikolas kembali meneruskan permainan sepak bolanya.  

Ke esokan harinya.........

“pagi Melinda...” ujar Nikolas menyapa Melinda
“pagi juga” ujar Melinda dengan nada cuek seolah-olah belum memaafkan kejadian kemaren
“Kamu masih marah soal kemaren yua,,,, saya kan udah minta maaf”
“Apa yang mesti saya lakukan biar kamu bisa memaafkan saya”
‘Gk usah, saya maaf kan kok”
“klo gitu kita berteman sekarang” sambil menunjukan jari kelingking sebagai tanda persahabatan
“tentu,”
Persahabatan mereka berjalan dengan baik, sampai menjelang ujian nasional pun mereka tetap kompak, bahkan sempat bikin acara kelompok belajar bersama.
            Dari kekompakan itu timbul rasa kepedulian satu sama lain. dan akhirnya mencoba untuk saling suka sama suka. Hanya saja mereka masih malu untuk mengakui rasa kesukaan mereka. Namun setelah Melinda jatuh sakit sebelum satu minggu pelaksanaan Ujian Nasional. Nikolas mencoba menunjukan rasa kepeduliannya terhadap Melinda salah satunya dengan cara sering menjenguk Melinda di rumahnya, membawakan makanan kesukaan Melinda, dan sering memberikan semangat yang lebih kepada Melinda agar Melinda dapat segera sembuh. Bahkan Nikolas sempat berjanji kepada Melinda bila Melinda sembuh dan lulus saat Ujian Nasional nanti dia akan akan menyatakan kejujurannya kepada Melinda.
            Sehari sebelum Ujian Nasioal keadaan Melinda membaik dan bisa mengikuti ujian nasional. Hal itu merupakan kabar yanng sangat baik bagi Nikolas karena gadis yang dia sukai kini bisa mengikuti ujian. Ujian berlangsung selama 3 hari tampaknya Nikolas tidak  mengalami kesulitan dalam mengisi soal-soal ujian karena dia termasuk siswa yang pandai. Lain hal nya dengan Melinda karena sempat sakit sebelum ujian dia agak kesulitan dalam mengisi soal-soal. Namun, ada Nikolas yang siap membantu Melinda. Selama ujian berlangsung Nikolas dan Melinda belajar bersama di rumahnya Melinda bahkan Nikolas nggan pulang lantaran ingin menemani Melinda belajar bersama selama ujian. Akhirnya Nikolas meminta izin kepada orang tuanya Melinda untuk menginap di rumahnya Melinda selama Ujian Nasional berlangung untuk belajar bersama.
            Orang tuanya Melinda tidak ada masalah dengan hal itu. Bahkan sangat senang bila anaknya ada yang menemani dalam belajar. Ujian nasional pun berakhir, hanya tinggal menunggu keputusan apakah mereka lulus atau tidak. Akhirnya hal yang ditunggu-tunggu tiba, dimana hari yang menentukan apakah mereka lulus atau tidak. Alhamdulillah pemerintah menyatakan kalau semua murid dari Sekolah Dasar Bunga Mekar lulus semuanya termasuk Nikolas dan juga Melinda.

“Alhamdulillah yua,,,, kita semua bisa lulus....” ujar Nikolas kepada Melinda
“selamat yua, kamu menjadi lulusan terbaik” ucap Melinda
“terimaksaih”
“bolehkah Melinda bertanya sesuatu?”
“tentang apa”
“apa Nikolas masih ingat dengan janjimu dulu ama Melinda”
“wah janji yang mana yua” Nikolas seolah-olah lupa, padahal hatinya menyatakan sebaliknya
“aaaaah masa lupa ama janjinya sendiri” “dulu kan sewaktu Melinda sakit Nikolas sempat berjanji  gtu ama Melinda” “masa lupa”
            Saat di tanya seperti itu oleh Melinda, Nikolas merasa bingung dan sedikit gugup. Otaknya berputar-putar memikirkan apa yang harus diucapkan kepada Melinda.  Dengan gugupnya akhirnya Nikolas mengatakannya dan keluar tiga kata dari mulut Nikolas.

“Aaa......” Nikolas sangat gugup
“apa sih”
“aaaaaa..........” “aku suka kamu”
“ApaaaaAA?” Melinda merasa terkejut seolah-olah tak percaya  dengan apa yang diucapkan oleh Nikolas “apa tidak salah yang kamu ucapkan tadi?”
“tidak” yang kamu dengar tadi memang benar, aku memang suka ama kamu, dan aku harap kamupun begitu.” “gimana”
            Saat itu Melinda terdiam dan sangat mersa bingung apa yang mesti dia ucapkan kepada Nikolas. Hatinya memang merasakan hal yang sama seperti Nikolas. Tapi, Melinda tak ingin menyakiti hati Nikolas.

“Mel. Kenapa diam” “aku ingin tahu bagaimana dengan perasaanmu juga” “ apa kau merasakan hal yang sama” “tolong jawab dengan jujur”
            Sebenarnya Melinda pun ingin sekali menjawab pertanyaan Nikolas itu dan juga ingin mengatakan kalau diapun merasa suka kepada Nikolas. Hanya saja ada alasan lain mengapa dia tak ingin mengatakannya.

“maafin Melinda yua, Melinda belum bisa jawab sekarang” “mungkin nanti kita bahas lagi masalah ini” “mohon pengertiannya”
“saya mengerti kok” “akan aku tunggu jawabanmu”
“Setelah ini kamu mau melanjutkan sekolah kemana?” ujar Melinda dengan penuh kesedihan
“entahlah saya masih bingung” “tapi yang jelas saya ingin bersekolah bareng kamu” “kalau kamu mau kemana?”
            Saat di tanya seperti itu Melinda malah menangis dan enggan meneruskan percakapannya dengan Nikolas. Nikolas merasa bingung apa sebenarnya yang terjadi. Apakah ucapannya tadi menyakiti perasaan Melinda? Ouh ternyata bukan seperi itu.
 Kenapa Melinda menangis? Alasannya karena Melinda akan pergi jauh. Dia akan pergi ke luar kota bersama ayah dan ibunya. Melinda akan pindah rumah dalam waktu dekat ini. Setelah pembagian ijazah selesai dia langsung pindah rumah. Itulah alasan kenapa Melinda tidak ingin menjawab cintanya Nikolas karena dia tak ingin Nikolas merasa sakit hati gara-gara di tinggal pergi olehnya.
            Hal ini sama sekali tak diketahui oleh Nikolas. Setelah pembagian ijazah Melinda segera bersiap-siap untuk pergi meninggalkan Nikolas. Dan akhirnya Melinda memang benar-benar pergi. Tetapi Melinda sempat membuat sepucuk surat buat Nikolas. Surat itu merupakan permohonan maafnya kepada orang yang dia sukai ‘Nikolas saputra”



                                                                                  Bandung, 13 januari 2011

Assalamu’alaikum......
                                    Mungkin langsung saja,,......
            Nikolas, maafin Melinda yua,,,,,
            Melinda tau, mungkin ini akan sangat menyakitkan buat Nikolas. Tapi mungkin ini yang terbaik buat Melinda dan Nikolas. Setelah Nikolas membaca surat ini mungkin Melinda tidak lagi ada di Bandung , Melinda sudah pinda rumah. Maaf mungkin lebih baik Nikolas tidak tau dimana Melinda sekarang. Maafin Melinda karena tidak sempat menjawab cintanya Nikolas. Karena sesungguhnya itu sangat menyakitkan buat Melinda.
            Mungkin ini yang terbaik buat kita berdua,
            Melinda hanya bisa bilang kalau Melinda sangat sayang sama Nikolas, kelak Nikolas pasti mendapatkan wanita yang jauh kebih baik daripada Melinda. Hanya untayan maaf yang bisa Melinda kasih.


                                                                            Melinda kharisma putri



            Setelah membaca surat itu tak sadar Nikolas mengeluarkan air matanya seolah tak percaya orang yang dia sukai kini telah pergi meniggalkannya bahkan hanya sekedar untuk berpamitanpun tak sempat Melinda lakukan. Bahkan Bunga mawar yang tadinya akan di berikan kepada Melinda sebagai bukti cintanya kini telah hanyut di bawa oleh derasnya air mata.
            Tangisan itu tak henti-hentinya mengalir. Beberapa hari setelah kepergian Melindapun Nikolas masih tetap mengingat-ingat akan kenangan yang pernah dia goreskan bersama pujaannya itu. Namun apalah daya orang yang kini telah mengisi hatinya itu telah pergi jauh. Akhirnya Nikolas pun mencoba untuk mengikhlaskan kepergian Melinda itu dengan lapang dada. Nikolas mencoba untuk menerima semuanya walau tak sejalan dengan apa yang dia inginkan.
                        Kemanakah cinta monyetku itu????????????????

                        Penuh dengan tanda tanya...................................



TO BE CONTINUE
           
By: Nana el_bara</div>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar